Subulussalam. Online News
Safari Ramadhan setiap tahun selalu diadakan di Kota Subulussalam atas nama Pemerintah, hal ini bertujuan untuk memberikan siraman-siraman rohani, pada umumknya kepada seluruh masyarakat daerah.
Safari Ramadhan pada hakekatnya untuk menyebar da’wah agama kiranya pada bulan ini seluruh umat dapat berbuat baik sesuai menurut agama islam, yang pada hakekatnya syariat islam harus tegak umumnya, khususnya di Kota Subulussalam.
Safari ramadhan bertujuan untuk menyadarkan umat agar bisa kembali ke jalan yang diridhoi oleh Allah SWT, dan hal ini jangan hanya sebatas acara “Serimonial” saja, dan safari ramadhan harus dibarengi dengan niat pemerintah yang ikhlas, agar terbentuk masyarakat yang beriman dan yang paling penting syariat islam harus ditegakkan di bumi “Sada kata ini” dalam berbagai metode pendekatan.
Tim Safari ramadhan di Kota Subulussalam terbagi 3 (tiga) Tim yaitu Tim I Walikota, Tim II Wakil Walikota dan Tim III Sekdako.
Dan ketiga tim ini telah dibagi dan masing-masign telah diatur tim dakwahnya, ustadz-ustadz yang handal sebagai pemateri pada safari ini.
Wlaikota Subulussalam selalu mengawtakan syariat islam harus ditegakkan secara kaffah, dan bahasa ini hampir disetiap kesempatan diucapkan beliau, akan tetapi yagn terjadi masih banyak musuh-musuh syariat yang terdapat di Kota Subulussalam.
Melihat hal ini semua elemen harus berniat untu memberanatas segala bentuk maksiat, terlebih bagi penguasa, terlebih bagi instansi yang ada kaitan langsung, seperti Dinas Syariat Islam, MPU, Satpol PP & WH, semuanya ini ada kaitan langsung dunia dan akhirat, jadi berkewajiban untuk menegakan syariat islam.
Yang terjadi selama ini seolah-olah hanya WH yang bertanggung jawab, WH selalu di kambing hitamkan, pada hal pada hakekatnya “Dinas Syariat Islam” yang lebih berkopeten memberantas maksiat juga MPU walau berbeda metode dengan WH.
Dinas Syariat islam adalah Dinas yang menjadi kelebihan di Aceh ini, didaerah propinsi yang lain, Dinas ini tidak ada karena di Aceh diizinkan, karena di Aceh penegakan syariat islam telah diatur mellaui perda/qanun, sehingga Dinas Syariat islam diharapkan mampu menegakkan syariat islam di bumi serambi mekah ini.
Safari ramadhan tahun ini di Kota Subulussalam harus melibatkan semua pihak termasuk para wartawan, jangan sempat terabaikan, kata Walikota saat konrensi pers tanggal 27 Juli 2012 bawru-baru ini di pendopo.
Beliau mengatakan walau SK telah keluar dan belum termasuk semua wartawan, maka Walikota menegaskan kepada Kadis syariat islam agar mengralat kembali. (SARAN).





0 comments:
Poskan Komentar