Subulussalam. Online News
Sudah hampir membudaya di Kota Subulussalam, jelang bulan puasa dan lebaran, daerah ini dihibur dengan petasan dan kembang api, berbagai tipe, kecil dan besar.
Melihat hal ini ada masyarakat yang menjual barang ini secara bebas tanpa ada pengawasan dari pihak yang berwenang.
Menurut beberapa masyarakat yang sempat dikonfirmasi oleh Media ini mengaku sangat terganggu, karena suara-suara petasan sangat keras bagaikan suara senjata asli/bom, sehingga banyak masyarakat yang resah dengan hal ini, apalagi mereka-mereka yang membakar petasan tanpa berfikir dengan oaring-orang disekelilingnya ada yagn beribadah dan lain-lain.
Menurut Walikota Subulussalam M. Sakti Kombih, SH ketika ditemui wartawan menanyakan tentang hal ini, beliau menjawab akan memerintahkan Satpol PP untuk menertipkan para penjual petasan-petasan yang ada di Kota Subulussalam.
Disisi lain menurut masyarakat di daerah lain, para penjual petasan dilarang dan tak sedikit yang disita polisi, akan tetapi di Kota Subulussalam kok di jual bebas??
Masyarakat sangat mengharapkan agar para penjual dan pemakai petasan ini perlu penertiban olhe pihak yang berwenang, agar masyarakat tak resah mendengar dimana-mana suara petasan yang mengganggu.
Harapan ini sangat ditunggu-tungguoleh masyarakat. (Saran).





0 comments:
Poskan Komentar